Ekspresi Seni dan Solidaritas Kemanusiaan dalam Event Tubaba Art Festival 2024

Ditulis oleh: Admin, 12 Agt 2024

Ekspresi Seni dan Solidaritas Kemanusiaan dalam Event Tubaba Art Festival 2024

Penyelenggaraan Tubaba Art Festival 2024 berlangsung meriah, angkat tema kemanusiaan sebagai bagian dari ekspresi seni.

Tulang Bawang Barat (Tubaba) Art Festival kembali digelar pada tahun 2024 dengan mengangkat tema “Self and Space: Festivity From The Kitchen”. Event yang memasuki penyelenggaraan tahun ke-8 itu digelar pada 1-3 Agustus 2024 di Kota Budaya Ulluan Nughik & Las Sengok, Tulang Bawang Barat.

Tubaba Art Festival merupakan event tahunan Provinsi Lampung yang pada tahun ini termasuk ke dalam 110 Karisma Event Nusantara (KEN), program strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI untuk mempromosikan pariwisata daerah melalui penyelenggaraan event berkualitas.

Berbagai pertunjukan menarik pun dihadirkan selama penyelenggaraan Tubaba Art Festival 2024 sebagai bagian dari ekspresi seni. Tak hanya itu, event pariwisata Lampung ini juga menjadi ajang para seniman untuk saling berkolaborasi dalam proses penciptaan karya seni.

Tubaba Art Festival 2024

Event yang berlangsung selama tiga hari itu menghadirkan berbagai acara menarik mulai dari pameran seni, pertunjukan tari & teater, workshop, hingga bazar UMKM dan ekonomi kreatif masyarakat setempat:

1. Solidaritas kemanusiaan dalam ragam ekspresi seni

Tubaba Art Festival - Karisma Event Nusantara

Salah satu konsep besar yang diusung Tubaba Art Festival adalah seni untuk solidaritas kemanusiaan. Melalui konsep ini, Tubaba Art Festival memberikan perspektif bahwa seni dapat menjadi pesan yang kuat dalam menyuarakan solidaritas kemanusiaan.

Nah, pesan ini coba disampaikan Tubaba Art Festival dalam bentuk pameran seni dan juga pertunjukan musik. Tak hanya itu, peserta juga bisa terlibat dalam proses pembuatan karya seni rupa dengan tema kemanusiaan untuk nantinya dipamerkan.

2. Penampilan tari-tarian Tubaba Art Festival

Tubaba Art Festival - Karisma Event Nusantara

Momen pembukaan Tubaba Art Festival diwarnai dengan kesenian daerah setempat yaitu tari nenemo. Sebagai informasi, tari nenemo merupakan salah satu tarian khas Tulang Bawang Barat yang menggambarkan kehidupan masyarakat setempat sebagai petani.

Tarian nenemo mempunyai gerakan yang menyerupai kegiatan para petani di sawah. Sebagai pengiringnya, para penari juga menggunakan bambu untuk menghasilkan bunyi-bunyian pengiring tarian.

Tak hanya itu, Tubaba Art Festival juga menghadirkan tari krakatoa di Las Senoq. Tarian ini memberikan perhatian kepada keterhubungan antara manusia dengan ekologi yang merepresentasikan keterbukaan dan harapan masa depan.

BACA JUGA: Kirab Patung Dewa Berbadan Emas Lengkapi Kemeriahan Acara Festival Arak-Arakan Cheng Ho di Semarang

3. Workshop tiqew

Tubaba Art Festival - Karisma Event Nusantara

Tubaba Art Festival juga menjadi ajang untuk mengenalkan kearifan lokal masyarakat kepada khalayak luas. Nah, salah satunya dengan mengenalkan tiqew sebagai tanaman yang banyak digunakan masyarakat sebagai bahan baku kerajinan.

Nah, biasanya, tiqew dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan tikar, tas, topi, dan kerajinan lainnya yang mempunyai nilai ekonomis bagi masyarakat. Pengunjung Tubaba Art Festival juga bisa mencoba membuatnya secara langsung melalui workshop yang diselenggarakan pada hari pertama penyelenggaraan acara.

Dengan diangkatnya tiqew pada Tubaba Art Festival, hal ini tentunya diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan level ekonomi para pengrajin. Selain itu, kerajinan tiqew juga diharapkan dapat dikenal secara lebih luas lagi.

4. Pertunjukan teater anak di Tubaba Art Festival

Tubaba Art Festival - Karisma Event Nusantara

Tak kalah menarik, Tubaba Art Festival juga menghadirkan pertunjukan teater anak pada momen pembukaan acara di Halaman Studio Tanoh Nughik. Nah, pertunjukan teater ini menceritakan kisah seorang anak yang saling berhadapan mencari ibunya dan membicarakan resep masakan..

Dengan tema “Pulang ke Dapur Ibu”, teater ini menyuguhkan pertunjukan berkelas dari anak-anak kelas Sekolah Seni Tubaba. Tak hanya menjadikannya sebagai penampilan teatrikal jempolan, namun juga sarat akan pesan dan makna.

5. Penampilan Panji Sakti di Tubaba Art Festival

Tubaba Art Festival - Karisma Event Nusantara

Sebagai penutup, Tubaba Art Festival juga dimeriahkan dengan penampilan Panji Sakti. Musisi dan penulis lagu asal Bandung yang populer dengan lagu “Kepada Noor” itu pun berhasil menghipnotis para pengunjung yang hadir.

Semakin meriah, Panji Sakti juga tampil bersama dengan para siswa Sekolah Seni Tubaba dan para seniman lainnya.

Nah, menarik banget, kan? Supaya nggak ketinggalan event TOP KEN seru lainnya, intip juga akun media sosial Karisma Event Nusantara di Instagram: @karismeventnusantara, TikTok: @karismaeventnusantara, dan Facebook Karisma Event Nusantara untuk informasi event paling update di daerahmu!

Yuk, ajak sahabat dan keluarga liburan #DiIndonesiaAja. Nikmati dan saksikan berbagai macam keunikan budaya serta keindahan alam sambil ikut memajukan ekonomi lokal lewat berbagai event Indonesia yang menarik!

#CeritaKEN

Aneka Karya dari 74 Seniman Ditampilkan dalam Indonesian Contemporary Art and Design
Aneka Karya dari 74 Seniman Ditampilkan dalam Indonesian Contemporary Art and Design

Indonesia Contemporarty Art and Design (ICAD) hadirkan pameran seni dan instalasi dari 74 seniman yang memukau dengan ragam karya menarik.

Baca Selengkapnya
Rekomendasi 4 Galeri Seni di Jakarta dengan Koleksi Karya Ciamik
Rekomendasi 4 Galeri Seni di Jakarta dengan Koleksi Karya Ciamik

Selain penikmat seni, wisatawan juga bisa mengunjungu museum seni sebagai referensi liburan seru. Simak rekomendasi galera seni di Jakarta dengan koleksi ciamik ini!

Baca Selengkapnya
Icip-icip Aneka Dessert Bertemakan Alam di Jakarta Dessert Week
Icip-icip Aneka Dessert Bertemakan Alam di Jakarta Dessert Week

Penyelenggaraan Jakarta Dessert Week pada tahun ini merupakan yang ke-6 kalinya sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2019.

Baca Selengkapnya
Mengenal Jenis Rapai, Kesenian Perkusi Tradisional Khas Aceh
Mengenal Jenis Rapai, Kesenian Perkusi Tradisional Khas Aceh

Salah satu kesenian yang populer di masyarakat Aceh adalah Rapai. Alat musik ini sudah ada sejak abad ke-11 dan diciptakan oleh Syekh Ahmad bin Rifa’i yang merupakan pendiri dari tarekat Rifa’iyyah.

Baca Selengkapnya