Kirab Patung Dewa Berbadan Emas Lengkapi Kemeriahan Acara Festival Arak-Arakan Cheng Ho di Semarang

Ditulis oleh: Admin, 12 Agt 2024

Kirab Patung Dewa Berbadan Emas Lengkapi Kemeriahan Acara Festival Arak-Arakan Cheng Ho di Semarang

Sebagai perayaan menyambut kedatangan Laksamana Cheng Ho ke-619, Festival Arak-Arakan Cheng Ho kembali diselenggarakan pada 8-10 Agustus 2024 di Kelenteng Sam Poo Kong, Semarang.

Sebagai ibu kota Jawa Tengah, Semarang mempunyai sejumlah destinasi dan event pariwisata yang dapat menarik perhatian banyak orang untuk datang. Salah satunya melalui Festival Arak-Arakan Cheng Ho yang digelar pada 8-10 Agustus 2024 lalu di Kelenteng Sam Poo Kong.

Festival Arak-Arakan Cheng Ho merupakan event tahunan Semarang yang mengangkat nilai-nilai tradisional masyarakat Tionghoa. Nah, event ini bertujuan untuk memperingati kedatangan Sam Poo Tay Djien, atau yang populer dengan nama Laksamana Cheng Ho.

Walau identik dengan kebudayaan masyarakat Tionghoa, namun Festival Arak-Arakan Cheng Ho menjadi event yang dapat dinikmati masyarakat kota Semarang dan Jawa Tengah secara umum. Berbagai kegiatan menarik pun dihadirkan dan menjadi hiburan tersendiri bagi para pengunjung ke event yang masuk ke dalam 110 Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) itu.

Festival Arak-Arakan Cheng Ho

Mulai dari pertunjukan kebudayaan, musik, hingga bazar UMKM, berikut ini sejumlah keseruan selama penyelenggaraan Festival Arak-Arakan Cheng Ho:

1. Arak-arakan patung dewa

Festival Arak-Arakan Cheng Ho - Karisma Event Nusantara

Kegiatan paling dinantikan selama penyelenggaraan Festival Arak-Arakan Cheng Ho tentunya adalah prosesi arak-arakan yang berlangsung pada Minggu, (4/8) pagi. Arak-arakan itu diikuti oleh ratusan peserta dari sejumlah klenteng yang ada di Semarang sambil membawa ciri khas keseniannya seperti tari naga dan barongsai.

Tak hanya itu, para peserta juga membawa sejumlah tandu yang di dalamnya berisi Kimsin atau patung dewa berbadan emas. Prosesi arak-arakan ini dimulai dari Klenteng Tay Kak Sie, melewati Jalan Irigasi, Jalan Pemuda, Jalan Dr. Soetomo, dan berakhir di Klenteng Sam Poo Kong dengan total jarak tempuh sekitar 5,5 km.

BACA JUGA: Mengungkap Kisah Balik Grebeg Sudiro, Tradisi Penuh Warna Kebudayaan Jawa dengan Semarak dan Keindahannya

2. Atraksi kesenian Tionghoa di Festival Arak-Arakan Cheng Ho

Festival Arak-Arakan Cheng Ho - Karisma Event Nusantara

Festival Arak-Arakan Cheng Ho tidak selesai pada puncak acaranya di hari Minggu. Setelah prosesi arak-arakan selesai, pengunjung juga disuguhkan dengan berbagai hiburan menarik lewat atraksi kesenian khas kebudayaan Tionghoa yaitu tari naga dan atraksi barongsai.

Nah, atraksi kesenian barongsai ini diikuti oleh 8 kelompok peserta yang melengkapi kemeriahan acara. Selain itu, ada juga penampilan kabaret Cheng Ho dari Sanggar Sekar Taman, serta atraksi Jathilan Sekar Turonggo Jati yang menutup rangkaian acara Festival Arak-Arakan Cheng Ho.

3. Konser musik dengan suguhan musisi ternama

Festival Arak-Arakan Cheng Ho - Karisma Event Nusantara

Festival Arak-Arakan Cheng Ho bukan hanya sekadar event kebudayaan saja. Lebih dari itu, event tahunan Semarang itu juga menjadi ajang para muda-mudi untuk menikmati keseruan nonton konser musik.

Berlangsung selama dua hari pada Jumat (2/8) dan Sabtu (3/8) menghadirkan sejumlah musisi ternama. Adapun sejumlah musisi yang tampil di konser musik Festival Arak-Arakan Cheng Ho antara lain Pagiboeta, Pertelon Koplo, Gildcoustic, Jepang Jowo, Soegi Bornean, dan Dikta Wicaksono sebagai penampil utamanya.

Ada juga atraksi pertunjukan kembang api yang berlangsung pada Jumat malam sebagai tanda dimulainya Festival Arak-Arakan Cheng Ho. Acara ini lantas menjadi pelengkap hiburan bagi para pengunjung yang datang di malam pertama acara.

4. Bazar UMKM dan ekonomi kreatif

Festival Arak-Arakan Cheng Ho - Karisma Event Nusantara

Kebutuhan pengunjung akan makanan dan minuman selama event berlangsung pun terfasilitasi dengan baik. Pasalnya, event Semarang itu juga mengundang para pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk menghadirkan produk terbaiknya.

Tak hanya sekadar mengangkat tema kebudayaan, Festival Arak-Arakan Cheng Ho juga menjadi ajang untuk mempromosikan UMKM lokal. Dengan begitu, perputaran ekonomi masyarakat Semarang dapat terus berlangsung sekaligus mempromosikan produk unggulan para pelaku ekonomi kreatif.

Nah, menarik banget, kan? Supaya nggak ketinggalan event TOP KEN seru lainnya, intip juga akun media sosial Karisma Event Nusantara di Instagram: @karismeventnusantara, TikTok: @karismaeventnusantara, dan Facebook Karisma Event Nusantara untuk informasi event paling update di daerahmu!

Yuk, ajak sahabat dan keluarga liburan #DiIndonesiaAja. Nikmati dan saksikan berbagai macam keunikan budaya serta keindahan alam sambil ikut memajukan ekonomi lokal lewat berbagai event Indonesia yang menarik!



#CeritaKEN

Lebih Dekat dengan Alam lewat Fun Camping di Ruai Rindu Meratus
Lebih Dekat dengan Alam lewat Fun Camping di Ruai Rindu Meratus

Ruai Rindu Meratus suguhkan pengalaman menarik dan berbeda ke pengunjung melalui kegiatan fun camping di alam terbuka

Baca Selengkapnya
Hadirkan Visual Megah, Lebih Dari 1.000 Penari Ramaikan Festival Gandrung Sewu
Hadirkan Visual Megah, Lebih Dari 1.000 Penari Ramaikan Festival Gandrung Sewu

Festival Gandrung Sewu yang diselenggarakan pada 24-26 Oktober 2024 di Pantai Marina Boom berlangsung meriah dengan melibatkan lebih dari 1.000 penari

Baca Selengkapnya
Unik dengan Topeng Aneka Bentuk, Festival Hudoq Pekayang Berlangsung Meriah!
Unik dengan Topeng Aneka Bentuk, Festival Hudoq Pekayang Berlangsung Meriah!

Festival Hudoq Pekayang di Kabupaten Mahakam Ulu suguhkan aneka ragam topeng hudoq khas Kalimantan Timur

Baca Selengkapnya
4 Kegiatan Seru di Kenduri Riau, Icip Aneka Kuliner hingga Nonton Konser Padi Reborn
4 Kegiatan Seru di Kenduri Riau, Icip Aneka Kuliner hingga Nonton Konser Padi Reborn

Pesta rakyat masyarakat Provinsi Riau yang hadirkan ragam penampilan kebudayaan menarik hingga penampilan musisi Tanah Air, Padi Reborn

Baca Selengkapnya