Kekayaan budaya Nusantara menjadi berkah tersendiri yang menarik untuk dieksplorasi. Dari banyaknya kekayaan budaya Nusantara, topeng menjadi salah satu produk budaya yang mempunyai tempat sendiri pada kehidupan masyarakat di beberapa daerah.
Tak hanya sekadar produk aksesoris belaka, topeng juga sering kali menjadi pelengkap dalam berbagai pentas kesenian. Bahkan, topeng juga mempunyai karakter tersendiri yang berfungsi sebagai penggambaran manusia.
Oleh karena itu, topeng di Indonesia mempunyai bentuk yang beraneka ragam sesuai dengan konteks sosial-budaya dan kepercayaan masyarakat setempat. Dari banyaknya karakter topeng yang ada di Indonesia, apa kamu mengenal salah satunya?
Macam Topeng Nusantara
Mempunyai ciri khas yang membedakan antara satu dengan lainnya, kenali aneka jenis topeng Nusantara berikut ini, yuk!
1. Reog, jenis topeng asal Ponorogo
Reog telah lama dikenal sebagai salah satu kesenian asli Indonesia asal Ponorogo, Jawa Timur yang telah mendunia. Dalam keseniannya, penari reog menggunakan topeng khas berbentuk kepala singa yang melambangkan keberanian, kekuatan, dan juga semangat juang.
Topeng jenis reog biasanya terbuat dari kayu dadap, kulit kambing atau sapi, serta beberapa helai bulu merak sebagai hiasannya. Dengan dimensinya yang besar, topeng reog bisa mempunyai berat mencapai 50 kg.
2. Barong, topeng asal Bali
Sumber: detikcom
Masyarakat Bali tentunya sudah tidak asing lagi dengan topeng barong. Pasalnya, topeng ini sering kali digunakan dalam pertunjukan tari tradisional Bali dengan bentuknya yang menyerupai singa, harimau, babi hutan, naga, atau ular.
Dalam konteks kebudayaan Bali, masyarakat menganggap bahwa topeng barong merupakan penggambaran dari roh penjaga desa yang melambangkan kebaikan. Oleh karena itu, tari barong juga kerap dianggap sebagai ritual.
BACA JUGA: Liburan dengan Suasana Tradisional Pedesaan, Coba Main ke 4 Desa Wisata Yogyakarta Ini, yuk!
3. Topeng Hudoq
Image caption
Berasal dari Kalimantan Timur, topeng hudoq mempunyai bentuk yang menyerupai binatang buas dan terbuat dari kayu. Bagi masyarakat setempat, topeng hudoq melambangkan dewa pemelihara tanaman padi.
Biasanya, masyarakat Suku Dayak Bahau menggunakan topeng hudoq dalam sebuah tarian. Adapun tujuan dari dilakukannya tari hudoq yaitu sebagai bentuk penghormatan masyarakat Suku Dayak Bahau kepada bumi dan alam.
4. Topeng Kelana
Sumber: Antara
Mempunyai warna merah sebagai warna utamanya, topeng kelana menggambarkan karakter seseorang yang sedang marah, serakah, dan bertabiat buruk. Namun begitu, topeng asal Cirebon juga mempunyai makna sebagai pribadi yang suka berkelana.
Topeng kelana sering kali digunakan pada Tari Topeng yang populer di daerah Cirebon. Gerakan penari topeng kelana juga biasanya lebih ekspresif dibanding lainnya dengan gestur marah, mabuk, hingga tertawa terbahak-bahak.
5. Topeng Dewi Sekartaji
Sumber: ArtStation
Topeng Nusantara juga mempunyai satu jenis topeng yang secara khusus menggambarkan karakter seseorang melalui Topeng Dewi Sekartaji. Topeng ini merupakan salah satu jenis topeng Malangan yang merupakan kesenian budaya khas Malang.
Dewi Sekartaji mempunyai bentuk hidung yang mancung dan berparas cantik. Selain itu, karakter Dewi Sekartaji juga digambarkan sebagai pribadi yang lembut, suci, baik hati serta paling menonjol dalam konteks topeng Malangan lainnya.
International Mask Festival
Itulah beberapa macam topeng Nusantara yang populer di sejumlah daerah di Indonesia. Ingin menyaksikan aneka kreasi topeng Nusantara dan internasional dari seluruh penjuru dunia? Yuk, jangan lupa datang dan ramaikan International Mask Festival yang berlangsung mulai tanggal 15-16 November 2024 di Pendapi Gede, Balai Kota Surakarta.
International Mask Festival merupakan festival topeng berskala internasional yang rutin digelar sejak tahun 2014 di Kota Solo. Selain menyuguhkan aneka kreasi topeng, International Mask Festival juga menyajikan tari-tarian topeng dari Indonesia dan negara lainnya sebagai sarana diplomasi antar masyarakat dan bangsa.
Mengusung tema “The Beauty of Solidarity”, International Mask Festival mengajak pengunjung untuk mengenal topeng sebagai bagian dari budaya yang tidak lekang oleh waktu maupun batasan antara manusia sehingga dapat menjadi media pemersatu.
Penyelenggaraan International Mask Festival pada tahun ini juga masuk ke dalam event unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI melalui program Karisma Event Nusantara (KEN). Adapun rangkaian kegiatan yang akan terselenggara dalam event ini antara lain pementasan tari topeng, pameran topeng, workshop melukis topeng, hingga Konferensi Nasional Indonesia Mask Organization.
Nah, menarik banget, kan? Supaya nggak ketinggalan event TOP KEN seru lainnya, intip juga akun media sosial Karisma Event Nusantara di Instagram: @karismeventnusantara, TikTok: @karismaeventnusantara, dan Facebook Karisma Event Nusantara untuk informasi event paling update di daerahmu!
Yuk, ajak sahabat dan keluarga liburan #DiIndonesiaAja. Nikmati dan saksikan berbagai macam keunikan budaya serta keindahan alam sambil ikut memajukan ekonomi lokal lewat berbagai event Indonesia yang menarik!